Keguruan dan Ilmu Pendidikan 15 Mei 2017

Seminar ISELLA di FKIP UIR Taja Mutu Pendidikan Lintas Tiga Negara

Pekanbaru - Seminar Internasional yang mengusung tema "Internasional  Trens On Enducation In language, Lateratur and Art (ISELLA) 2017" yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas lslam Riau (UIR) bertempat di Auditorium H. Zainin Kunin, Gedung C FKIP UIR, Sabtu (13/05/2017).

Adapun ISELLA tersebut hadir di Riau sebagai wujud kerjasama antara FKIP UIR dengan University Kebangsaan Malaysia (UKM), The University of Brunei Darussalam, kemudian Universitas Negeri Semarang (UNESA).

Pemateri utama dalam seminar ini adalah Prof. Seno Himala Putra, Ph.D. (UIR), Prof. Tjejep Rohendi Rohidi, M.A. (UNESA), Prof. Madya Mawar binti Sefei, M.A. (UKM) dan Prof. David Deterding, Ph.D. (The University of Brunei Darussalam).

Ketua Panitia, Tri Yuliawan, M.Pd., mengatakan, bahwa pendidikan merupakan bagian terpenting setiap negara, sehingga katanya pengolaan yang serius dan dukungan dari semua pihak.

"Pendidikan dan pengajaran meliputi kurikulum, metode, strategi, evaluasi dan linguistik yang menjadi aspek yang berkontribusi kepada keanekaragaman bahasa, sastra, seni dan budaya yang berdampak pada pendidikan Indonesia khususnya Riau," tuturnya.

Bangga Ada di Riau, Dekan FKIP UIR, Drs. Alzaber, M.Si. mengatakan dalam pidato sambutannya. Ia bangga dengan FKIP UIR, karena bisa melaksanakan seminar tingkat internasional.

"Saya sangat bangga dengan FKIP UIR, karena bisa melaksanakan seminar internasional. Dan saya berharap FKIP UIR ini bisa menjadi tingkat internasional juga nantinya," tuturnya.

Seminar Internasional tersebut resmi dibuka oleh Rektor UIR, Prof. Dr. H. Detri Karya, S.E., M.A. Rektor menyampaikan, ia senang dan bangga kepada FKIP UIR, karena bisa melaksanakan seminar tingkat internasional.

"Dengan adanya seminar ini, saya berharap nantinya mahasiswa FKIP bisa terbekali dengan ilmu yang disampakan pemateri dan semoga dengan seminar ini hubungan silaturahmi kita tetap selalu terjaga," ujarnya.

Prof. Madya Mawar Safei., M.A., mengungkapkan tentang bagaimana cara pemanfaatan teknologi dalam menyampaikan sastra. "Jadi hal itu ditandai dengan generasi Z yang aktif agar bisa nantinya dalam penggunaan teknologi  yang baik." Sebutnya.

[ FKIP UIR ]