Biologi

Universitas Islam Riau

Sejarah

Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau (Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UIR) Pekanbaru didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.085/0/1984 tanggal 5 Maret 1984. Perkuliahan telah dimulai Tahun Akademik 1985/1986. Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UIR merupakan bagian dari 9 program studi yang ada di FKIP UIR. Pada saat program studi didirikan, Program Studi Pendidikan Biologi memiliki 3 orang dosen. Saat ini Prodi Pendidikan Biologi terdiri dari 12 orang dosen tetap dengan kualifikasi Magister dan Doktor. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau telah terakreditasi dengan peringkat akreditasi baik sekali berdasarkan Keputusan BAN-PT No 994/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2021.

VISI KEILMUAN PROGRAM PENDIDIKAN BIOLOGI

Mengembangkan Keilmuan Pendidikan Biologi yang Unggul, Kompetitif dan Profesional Melalui Kegiatan Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah berbasis Budaya dan Potensi Lokal.

MISI KEILMUAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Menyelenggarakan kegiatan akademik dan dakwah Islamiyah dengan mengoptimalkan budaya dan potensi lokal untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi dalam menghasilkan lulusan Pendidikan Biologi yang unggul, kompetitif, bertakwa, dan berakhlak mulia

KURIKULUM MBKM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Kurikulum Pendidikan Tinggi merupakan amanah institusi yang harus senantiasa diperbaharui sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan IPTEKS yang dituangkan dalam Capaian Pembelajaran. Perguruan tinggi sebagai penghasil sumber daya manusia terdidik perlu mengukur lulusannya, apakah lulusan yang dihasilkan memiliki ‘kemampuan’ setara dengan ‘kemampuan’ (capaian pembelajaran) yang telah dirumuskan dalam jenjang kualifikasi KKNI. Untuk meningkatkan link and match antaralulusan pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industry serta masa depan yang semakin cepat mengalami perubahan, pada awal Tahun 2020 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberlakukan kebijakan baru di bidang pendidikan tinggi melalui program “Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM)”.

Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) didukung oleh keberagaman bentuk pembelajaran (Pasal 14 SN-Dikti) dan adanya fasilitas bagi mahasiswa untuk menempuh studinya dalam tiga (3) semester di luar program studinya (Pasal 18 SN-Dikti). Implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka diperuntukkan bagi Program Sarjanadan Sarjana Terapan. Program ini tetap ditujukan untuk pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan yang telah ditetapkan oleh setiap Program Studi tetapi dengan bentuk pembelajaran yang berbeda. Hak mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan belajar di luar prodinya selama 3 semester, member kesempatan untuk mendapatkan kompetensi tambahan di luar Capaian Pembelajaran yang ditetapkan Prodi sebagai bekal untuk masuk di dunia kerja setelah lulus sarjana/sarjana terapan. Di samping itu, pengalaman yang diperoleh akan memperkuat kesiapan lulusan dalam beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja, kehidupan di masyarakat dan menumbuhkan kebiasaan belajar sepanjang hayat.